SMKN 7 Palu Laksanakan Diklat BST, SKK, dan UKK

Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 7 Palu, melaksanakan diklat profesi Basic Savety Training (BST), Sertifikasi Kecakapan Kepelautan (SKK) 60 Mil, serta kegiatan Ujian Kompetensi Kejuruan (UKK) bagi taruna dan taruni tingkat XII SMKN 7 Palu.


Dalam sambutannya, Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Zalzulmida Djanggola, mengatakan, kegiatan itu bertujuan untuk meningkatkan daya saing Sumber Daya Manusia (SDM) masyarakat Sulawesi Tengah di bidang kemaritiman.

“Sehingga sumber daya alam kelautan Sulawesi Tengah yang begitu luas bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Untuk itu, SMKN di bidang kelautan dan perikanan sangat memilik potensi besar untuk mengolah kekayaan alam yang ada ini. Kekayaan itu bahkan membuat negara-negara lain sangat ingin menguasi kekayaan laut Indonesia,”kata Zalzulmida, Senin (9/4/2018).

Untuk mempersiapkan itu, kata dia, perlu adanya sekolah unggulan kemaritiman di bidang kelautan dan perikanan. SMKN 7 Palu adalah sekolah unggulan di bidang itu, sengaja diberi perhatian lebih dan diperioritaskan, dengan harapan lulusannya dapat mengisi lapangan kerja di bidang kemaritiman untuk membangun daerah.

Ia juga berharap, agar lulusan SMKN 7 Palu dapat langsung mengisi pos-pos lapangan kerja sesuai dengan bidang mereka, karena dikhawatirkan jika mereka lanjut ke perguruan tinggi, pos-pos tersebut jutru akan diisi oleh tenaga kerja asing.

“Bunda berharap kalianlah yang mengisi lapangan kerja tersebut, karena itu merupakan hak kalian yang harus kalian dapatkan,” kata Zalzulmida selaku Bunda Harapan Bangsa.

Pada kesempatan yang sama, Kepala SMKN 7 Palu, Ashar Nurdin, mengatakan, Indonesia adalah negara yang memilik kekayaan alam yang luar biasa, luas lautnya dua pertiga dari daratannya, dengan total luas laut 3,544 juta KM persegi.

“Keunggulan suatu bangsa tak lagi bertumpu pada kekayaan alam, melainkan pada Sumber Daya Manusianya (SDM), yaitu tenaga pendidik harus mampu menjawab tantangan penyedian SDM, karena pendidikan memiliki posisi sentral dalam pembangunan, sebab sasarannya adalah peningkatan kualitas SDM,”tuturnya.

Ditambah lagi, kata dia, peranan tenaga pendidik untuk melahirkan SDM yang berkualitas sangat penting dalam pembangunan nasional, untuk menyiapkan SDM yang siap pakai di era Masyarakat Ekonomi Asia (MEA).

 

© SMK NEGERI 7 PALU